Followers

Tuesday, March 15, 2011

Mencintai Seseorang Yang Tidak Sempurna Dengan Cara Yang Sempurna

 
Paradigma MukminKetika kita bertemu orang yang tepat untuk dicintai,
Ketika kita berada di tempat pada saat yang tepat,
Itulah kesempatan
Ketika kita bertemu dengan seseorang yang membuatkan mu tertarik, Itu bukan pilihan
itu kesempatan.
Bertemu dalam suatu peristiwa bukanlah pilihan ,
Itupun adalah kesempatan .
Bila kita memutuskan untuk mencintai orang tersebut,
Bahkan dengan segala kekurangannya,
Itu bukan kesempatan, itu adalah pilihan.
Ketika kita memilih bersama dengan seseorang walaupun apapun yang terjadi,
Itu adalah pilihan .
Adalah pilihan yang harus kita lakukan.
Bahkan ketika kita menyedari bahawa masih ramai orang lain
Yang lebih menarik, lebih pandai, lebih kaya daripada pasanganmu Dan tetap memilih untuk mencintainya,
Itulah pilihan.
Perasaan cinta, simpati, tertarik,
Datang sebagai kesempatan pada kita.
Tetapi cinta sejati yang abadi adalah pilihan.
Pilihan yang kita lakukan.
Berbicara tentang pasangan jiwa,
Ada satu petikan dari filem yang Mungkin sangat tepat :
“Nasib membawa kita bersama, tetapi tetap bergantung pada kita
bagaimana membuat semuanya berhasil”
Pasangan jiwa boleh benar-benar ada.
Dan  sangat mungkin ada seseorang
Yang diciptakan hanya untukmu.
Tetapi tetap berpulang padamu
Untuk melakukan pilihan apakah engkau ingin
Melakukan sesuatu untuk mendapatkannya, atau tidak,
Kita mungkin kebetulan bertemu pasangan jiwa kita,
Tetapi mencintai dan tetap bersama pasangan jiwa kita,
Kita ada di dunia bukan untuk mencari
seseorang yang sempurna untuk dicintai
TETAPI untuk belajar mencintai orang yang tidak sempurna
dengan cara yang sempurna
“Perempuan itu dinikahi kerana empat perkara, kerana hartanya, keturunannya, kecantikannya, dan kerana agamanya, lalu pilihlah perempuan yang beragama nescaya kamu akan bahagia.” (Muttafaqun ‘Alaihi)
“Apabila kamu sekalian didatangi oleh seseorang yang warak dan akhlaknya kamu redhai maka kawinkanlah dia. Jika kamu sekalian tidak melaksanakannya maka akan terjadi fitnah di muka bumi ini dan tersebarlah kerosakan.” (HR. At Tirmidzi)

credit to : http://akuislam.com/blog/renungan/belajar-mencintai-seseorang-yang-tidak-sempurna-dengan-cara-yang-sempurna/

No comments: